Culinary/ Travel

Calling For Chocolate Lover

Awal mengenal Pod Chocolate sekitar tahun 2015, waktu itu sempat mampir di gerainya yang ada di bandara Ngurah Rai dalam perjalanan pulang menuju jakarta. Tertarik karena banyak varian dark chocolate-nya ( saya terbilang ngga bisa makan milk chocolate, karena ngga kuat sama manisnya) dan kabarnya  Pod merupakan coklat asli dari perkebunannya di bali, indonesia. Selain itu Pod Chocolate sudah bersertifikat halal dari MUI. Sejak saat itu saya ketagihan, sayangnya Pod ngga menjual secara online dagangannya dan belum ada penjual oleh-oleh online yang menjualnya. Tapi sekarang Pod sudah masuk ke beberapa supermarket dan departemen store besar di jakarta dan ada pula beberapa online store menjual Pod.

Penasaran dengan salah satu gerainya di daerah ubud yang juga merupakan factory-nya, saya dan keluarga mampir ke Pod Factory sebelum menuju Pura Ulun Danu. Dari luar tampak dua buah bangunan, Cafe dan factory. Menurut info pegawainya, di belakang factory ada perkebunan coklatnya, sayang sekali karena keterbatasan waktu saya ngga melihat-lihat ke area belakangnya.

Bangunan factory beratap rumbia termasuk kecil untuk ukuran sebuah factory, tapi bersih dan cukup menarik buat pengunjung karena beberapa bagian dari proses pembuatan coklat bisa di tonton melalui kaca jendela.

    

    

    

Bila pengunjung tertarik untuk membuat kreasi chocolate, ada kelas mencetak coklat hanya dengan idr 100k saja, staff Pod akan memandu cara mencetak coklat dengan menggunakan perlengkapan yang sudah disediakan seperti apron, white and dark chocolate pasta, mold, sticker/label, spidol dan pilihan packing kardus bermotif lucu-lucu. Kegiatan ini bisa di lakukan di dalam ruangan store maupun seating area dekat factory.

    

    

Cafe-nya sendiri terletak bersebelahan dengan factory, dindingnya bergambar tanaman coklat dengan buah berwarna warni, sangat eye catching. Beberapa meja dan kursi disediakan untuk pengunjung yang ingin dine in, jajaran coklat tersedia dari ujung ke ujung. Varian coklat yang ditawarkan semakin banyak, bingung mau pilih yang mana favoritmu? tenang aja, di setiap varian coklatnya tersedia tester dalam mug berlogo varian coklat itu sendiri.

Pod chocolate punya dua tipe coklat, classic dan nectar, yang membedakan hanya penggunaan gulanya. Kalau classic pakai gula halus sementara nectar menggunakan gula nektar organik dari bunga lontar sebagai pengganti gula halus. Meskipun mengandung gula tapi kadarnya masih normal, malahan dark chocolate-nya sangat mendominasi.

Coklat favorit kesukaan saya di antaranya Peppermint, Cafe Mocha, Coffee Beans, Dark Chocolate 80%, Rujak Nanas dan Bali Chilli.

    

    

    

    

Selain menjual chocolate bar, disini juga menjual aneka minuman coklat, pralines, chocolate cube juga chocolate drops yang banyak digunakan oleh hotel-hotel dan restoran yang ada di bali. Saya sempat mencicipi aneka minuman disini seperti classic, hazelnut, salted caramel dan mocha, Semuanya enak, harga pun terjangkau, pecinta coklat wajib sekali mengunjungi tempat ini.

    

    

 

POD Chocolate Factory & Cafe
Jl. Tukad Ayung
Ubud Bali
IG : @podchocolate

 

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply